5 Cara Menarik Perhatian Generasi Milenial Lewat Video

Generasi Milenial adalah generasi yang unik. Sama seperti generasi-generasi pendahulunya, generasi milenial memiliki karakteristiknya sendiri. Siapa sih yang termasuk generasi milenial? Generasi milenial adalah mereka yang dilahirkan antara tahun 1980 sampai 1999. Mereka tumbuh bersama perkembangan teknologi yang luar biasa cepat. Dengan demikian, generasi ini bisa beradaptasi dengan teknologi lebih cepat daripada generasi-generasi sebelumnya.

Bersamaan dengan perkembangan teknologi, generasi ini juga merupakan generasi yang disebut digital native. Mereka tidak hanya aktif menggunakan media sosial, tetapi juga aktif membuat dan membagikan konten kepada teman-teman sepergaulannya. Oleh karena media sosial pula, generasi milenial amat tertarik pada isu-isu sosial dan lingkungan.

Ini dia cara menarik perhatian generasi milenial lewat video!

Menargetkan generasi milenial? Video adalah salah satu media yang tepat. Lalu, bagaimana cara menarik perhatian generasi milenial lewat video? Jangan cemas, karena di postingan kali ini kami akan berbagi sedikit tips seputar cara-cara itu. Berikut rangkumannya:

 

Isu Sosial

Generasi milenial tertarik pada isu-isu sosial.  Selain mengetahui produk apa yang dijual, mereka juga tertarik untuk mengetahui nilai apa yang ada di balik produk tersebut. Oleh karena itu, mereka pun sangat tertarik pada brand yang mampu memberikan dampak positif  bagi masyarakat. Dengan demikian, jika brandmu mendukung isu tertentu, maka ini akan menggerakan generasi milenial untuk mendukung brandmu. Hal ini tentu berpengaruh dengan jenis konten video yang akan kamu buat. Dokumenter pendek yang menyoroti ini merupakan salah satu pilihan yang baik.

Kami sendiri pernah membuat video jenis ini. Di video bawah ini, kami membuat video dokumenter pendek yang menyoroti Dinny Jusuf, pendiri Toraja Melo, bisnis fashion yang sangat peduli pada kehidupan penenun perempuan di Toraja. Simak video tersebut di bawah ini:

 

Mobile Optimized

Seperti yang sudah kami utarakan di atas, generasi milenial adalah generasi pengguna sosial media, terutama di gadget / mobile. Oleh karena itu, jangan lupa penggunaan mobile dalam pertimbangan strategi content marketing anda. Video untuk mobile pun punya karakteristik yang berbeda. Jadi, jangan lupa optimalkan konten videomu untuk mobile / gadget.

Ada beberapa cara mengoptimalkan video untuk mobile, antara lain memastikan resolusi videomu berada di ukuran yang tepat. Jika kamu membuat video dengan ratio berbentuk kotak, maka pastikan tidak ada satupun bagian video yang terpotong. Hal lain yang tak boleh kamu lupakan adalah menduga penoton menonton tanpa suara. Mobile video sangat mungkin ditonton di kereta, warung, restoran, atau tempat-tempat ramai lainnya yang berisik. Oleh karena itu, pastikan membuat subtitle / closed caption di videomu, agar penonton tetap bisa mengerti isi videonya walau ditonton di tempat ramai.

Ini dia cara menarik perhatian generasi milenial lewat video!Ini dia cara menarik perhatian generasi milenial lewat video.

Vlog

Untuk menarik generasi YouTuber, berlakulah seperti YouTuber. Vlog adalah salah satu cara efektif untuk memanusiakan brandmu. Dengan vlog, kamu bisa menarik generasi-generasi muda untuk lebih mengenal brandmu. Kamu bisa menyoroti kehidupan kantormu, di balik layar pembuatan prodakmu, atau mungkin memberikan informasi yang tidak diketahui oleh publik sebelumnya. Memanusiakan brandmu berguna memangkas jarak dengan penonton. Tanpa adanya jarak, maka semakin mungkin generasi milenial menganggap brandmu sebagai teman.

 

10 Detik Pertama

Generasi milenial lebih banyak menonton video lewat gadget. Oleh karena itu, ada banyak sekali distraksi atau gangguan yang akan menganggu mereka saat menonton. Maka, 10 detik pertama amatlah krusial dalam menentukan apakah mereka akan lanjut nonton, atau justru melakukan hal lain. Pastikan 10 detik pertama dibuat menarik dan eye-catching agar mereka mau menonton videomu lebih lanjut.

 

Be Quirky

Oke, produksi video memang semakin mudah. Siapa saja bisa membuat video sekarang. Oleh karena itu, konten video sudah bertebaran di mana-mana. Dengan begitu, tuntutan kualitas pun semakin tinggi untuk bisa menonjol di antara konten-konten lainnya. Be quirky! Buatlah video yang eksentrik, sebab generasi milenial bosan dengan konten-konten kuno yang normatif dan membosankan. Untuk menjadi berbeda dengan konten-konten lainnya, jadilah eksentrik. Kami punya beberapa video referensi eksentrik yang menarik untuk dijadikan contoh:

Comments