Pertimbangkan 5 Hal Ini Saat Mencari Lokasi Syuting Film Pendekmu

Salah satu keseruan pre-production terjadi saat pencarian lokasi syuting. Sekilas, mencari lokasi syuting adalah ajang jalan-jalan serius. Bagi kalian yang sudah pernah mencari lokasi pasti tahu kalau mencari lokasi yang tepat itu lebih rumit dari yang dibayangkan. Ada banyak sekali faktor yang mesti kamu pertimbangkan. Apalagi jika kamu syuting dengan merogoh kocek sendiri atau dana terbatas, makin banyak batasan yang harus kamu perhatikan.

Lokasi menyediakan ruang gerak bukan hanya untuk aktor dan apa yang ada di depan layar, tapi juga para kru yang bekerja di belakang layar. Dalam film sendiri, lokasi memberikan intrik, tekstur dan menjadi lingkup batas staging serta blocking aktor. Tidak hanya proses kreatif, pemilihan lokasi mesti memperhatikan proses teknis saat produksi.

Buat kamu yang sedang menjalani pre-production maupun sudah melewati tahap pencarian lokasi, 5 hal di bawah ini wajib masuk ke dalam daftar checklist-mu ketika mencari lokasi syuting:

 

1. Biaya lokasi

Saat kamu syuting dengan dana terbatas, biaya lokasi harus ada di pertimbanganmu yang paling atas. Apakah biaya yang ditawarkan sesuai dengan danamu? Jika tidak, apakah biaya tersebut sudah tidak bisa diganggu-gugat? Apabila biaya lokasi masih bisa ditawar, maka sesuaikanlah dengan kondisi kantong. Kamu sangat beruntung jika dapat lokasi yang sesuai dengan tarif terjangkau atau bahkan gratis. Meskipun gratis, kamu harus tetap memiliki cara menyampaikan rasa terima kasihmu.

Sama seperti biaya, jangan lupakan cara mendapatkan ijin untuk lokasimu. Urusan ijin sangat rumit dan bisa-bisa mengganggu syutingmu nanti jika tidak diselesaikan dengan benar. Proses yang terlalu rumit bisa jadi bahan pertimbanganmu untuk mempertahankan lokasi tersebut atau tidak.

Ikuti tips ini ketika mencari lokasi syuting film pendekmu.

 

2. Prioritas kebutuhan cerita

Buatlah daftar prioritas unsur cerita apa saja yang paling penting dari segi lokasi. Daftar ini membatasi kamu agar tidak terlalu pilih-pilih. Membuat film memang sebuah proses kreatif yang tidak terbatas tapi kebutuhan teknis perlu mendapat perhatian pula.

Misalnya di sebuah lokasi yang sangat mendukung ternyata ada warna ubin yang tidak sesuai bayanganmu. Jika warna ubin tidak mengganggu konsep mise en scene dan naratifmu, maka kamu masih bisa mempertahankan lokasi tersebut.

 

3. Keadaan pencahayaan

Ini adalah hal yang tidak boleh kamu lupakan karena sangat berpengaruh pada sinematografi dan kebutuhan lampu tambahan. Keadaan pencahayaan bukan hanya

tentang terang-gelapnya sebuah lokasi. Entah kamu akan syuting indoor ataupun outdoor, keadaan pencahayaan di lokasi adalah elemen integral.

Ikuti tips ini ketika mencari lokasi syuting film pendekmu.

Kamu harus memperhatikan arah datangnya cahaya matahari, juga saat matahari terbit dan tenggelam. Dengan begitu kamu bisa menentukan sudut pengambilan gambar, blocking aktor dan konsep pencahayaan. Kemungkinan besar para produser juga membutuhkan informasi ini untuk menentukan jadwal syuting.

Selain itu kamu juga perlu mengecek jendela dan lampu-lampu yang tersedia di lokasi untuk menentukan alat-alat pencahayaan tambahan. Dan pentingnya lagi, carilah letak stop kontak.

 

4. Tempat istirahat

Faktor ini memang sering diabaikan, padahal penting! Bayangkan ketika kamu syuting dan membawa seabrek properti, alat, aktor dan kru yang tidak tahu harus ditempatkan di mana, syutingmu sangat pasti akan terhambat.

Pastikan lokasimu memiliki tempat istirahat (green room) dan lokasi inventaris. Jika dari awal kamu mengambil lokasi yang sempit, kamu dapat menyesuaikan jumlah kru yang ikut di hari H.

 

5. Ambience 

Yang satu ini memang kasat mata. Pencarian lokasi perlu melibatkan atau setidaknya menanyakan kebutuhan dari divisi sound. Jika adegan di lokasi memiliki dialog dan kebutuhan sound di tempat, maka suara di sekitar lokasi harus tenang. Apalagi jika danamu rendah dan tak memungkinkan perekaman foley secara profesional.

Coba bayangkan, tidak mungkin ‘kan dapat merekam suara di lokasi yang bersebelahan dengan konstruksi rumah. Kecuali, mungkin kebisingan di lokasi itu cocok dengan konsepmu meskipun sangat kecil kasus seperti ini terjadi.

Comments