6 Ide Konten Video Untuk Brand Fashion

Penggunaan video dalam marketing digital telah menjamur. Conversion rate-nya yang tinggi membuat banyak brand mulai mempertimbangkan konten video sebagai ujung tombak pemasaran. Bagaimana tidak, tahun 2017 diprediksi konten video akan mencapai 74% dari semua traffic internet (Sumber). Di post kali ini, kami mau memberikan ide konten video untuk brand fashion.

Bila anda memiliki brand fashion, ada beragam alasan lain mengapa anda perlu membuat konten video sekarang. Konten video tidak hanya bermanfaat untuk memamerkan produk anda, tetapi juga fakta bahwa memasang video di halaman muka website anda telah terbukti meningkatkan page rank website anda di Google. Dengan page rank Google yang meningkat, maka tentu akan lebih banyak orang yang mengenal brand anda.

Jangan lupa juga bahwa setiap brand memiliki cerita dan value yang ditawarkan pada konsumen. Value brand anda dapat anda bentuk melalui video-video yang anda produksi. Dengan demikian, pelanggan akan lebih memahami cerita-cerita dan nilai brand anda.

Lalu konten-konten video  seperti apa yang bisa diproduksi oleh sebuah brand fashion? Berikut ini adalah contoh-contoh konten video untuk brand fashion yang bisa kamu jadikan referensi untuk brandmu:

Fashion Film

Bercerita tentang dua saudara kembar identik yang tengah bersiap pergi ke pesta, film ini menawarkan visual yang sangat apik. Dengan gaya visual yang terang, vibrant, dan penuh warna. Film pendek ini disutradarai oleh Ellen von Unwerth untuk brand Swarovski dan Sister by Sibling.

Web Series

#missadventure adalah web series yang dibuat oleh kate spade new york. Ide besar series ini adalah membuat penonton tidak merasa sedang menonton iklan yang membosankan, tetapi seperti menonton serial TV yang menghibur. Kate Spade sukses mengiklankan prodak-prodaknya melalui sentuhan entertainment yang bukan cuma menghibur, tetapi juga meng-engage penonton.

Tips & Tutorial

Jangan melulu fokus pada prodak-prodakmu. Terkadang penting juga untuk berbagi ilmu kepada orang-orang. Salah satu untuk melakukannya adalah dengan memberikan tips atau tutorial. Tutorial bisa berupa cara-cara menata rambut, tips styling fashion, dsb. Di sini pula kamu bisa sisipkan prodak-prodakmu agar lebih dikenali orang-orang. Ini adalah salah satu contoh video yang dibuat oleh brand lokal, Cottonink, yang memberikan styling tips untuk pesta ulang tahun.

Lookbook

Konten jenis ini tidak jauh berbeda dengan fashion film. Namun, apabila fashion film lebih menekankan pada cerita dan kekuatan visual, lookbook lebih fokus pada detail item-item yang dijual oleh sebuah brand. Sebagai contoh, video yang dibuat oleh brand Forever 21, yang menampilkan koleksi pakaian olahraga bernama Active Collection 2017.

Interview

Salah satu konten video yang selalu menarik perhatian penonton adalah video wawancara. Wawancara sosok-sosok yang dikenal banyak orang akan membuat video anda menarik perhatian banyak orang. Mulailah dengan pertanyaan-pertanyaan sederhana sebelum masuk lebih dalam menyelami sisi lain dari sosok tersebut. Selain mewawancarai sosok terkenal, jenis konten ini juga bisa jadi kesempatan buatmu untuk menceritakan kisah-kisah menarik di balik brandmu. Ini adalah salah satu conth video yang dibuat oleh brand Tory Burch.

Behind the Scene

Brand kamu pasti memiliki segudang aktivitas, mulai dari produksi pakaian, membuat video iklan, kegiatan di kantor, dsb. Tunjukan aktivitas brandmu kepada penonton agar mereka mengenal lebih dalam tentang brand anda. Contoh diatas adalah video behind the scene brand Ralph Lauren yang menampilkan aktivitas belakang layar syuting salah satu video lookbook mereka.

Comments