Alat-Alat Perekam Suara Dalam Pembuatan Film Yang Harus Kalian Gunakan

Untuk video dan film, suara yang jernih sama pentingnya dengan gambar yang bagus. Sound yang kurang baik dapat menganggu konsentrasi saat menonton film. Penggunaan alat-alat perekam suara yang terpisah dari kamera dapat menjadi pilihan untuk menjaga kualitas sound. Studio Antelope merangkum beberapa alat perekam suara yang dapat kamu gunakan untuk video atau film pendekmu.

 

Microphone

(Lavalier Microphones) (Directional Microphones)

Microphone menjadi hal yang penting untuk perekaman suara. Ada dua tipe microphone yang biasanya digunakan yaitu lavalier microphone dan directional microphone. Lavalier microphone atau dikenal sebagai clip-on biasanya digunakan untuk merekam percakapan atau wawancara. Jenis microphone ini biasanya dilekatkan di baju talent agar dekat dengan sumber suara. Directional microphone atau dikenal sebagai shotgun biasanya digunakan untuk menangkap dari arah tertentu. Microphone jenis ini dapat mengeliminasi suara dari arah lain. Shotgun juga dapat digunakan untuk merekam ambience. Pemilihan jenis microphone bergantung dengan gambar yang ingin diambil. Untuk pengambilan wide shot, lavalier microphones menjadi pilihan yang lebih baik. Directional microphones lebih baik digunakan untuk pengambilan gambar close-up.

 

Audio Recorder

Untuk merekam suara, biasanya microphone disambungkan langsung ke kamera atau ke alat perekam tambahan yang dikenal sebagai sound recorder Biasanya audio recorder juga memiliki kemampuan untuk merekam suara secara langsung tanpa menggunakan microphone eksternal. Penggunaan audio recorder dapat menghasilkan kualitas suara yang lebih baik. ZOOM H1, ZOOM H4N atau ZOOM H6 dapat menjadi pilihan alat perekam suara untuk videomu.

 

Boom Pole

Tentu kamu tak ingin microphone-mu terlihat dalam gambar. Penggunaan boom pole atau tiang boom dapat menjadi solusi untuk hal tersebut. Biasanya Boom Operator menggunakan microphone shotgun yang dipasangkan kepada boom pole untuk merekam suara.

 

Windshields

Perekaman suara dapat terganggu dengan adanya suara-suara lain. Untuk pengambilan gambar outdoor, suara angin kadang tak terhindarkan. Penggunaan windshields menjadi solusi untuk meredam suara bising dan menjaga kejernihan sound.

 

Headphone

Setelah merekam, jangan lupa memeriksa kembali hasil suara yang telah kamu rekam. Sebaiknya kamu menggunakan headphone untuk memeriksa hasil tersebut. Jernih atau tidaknya hasil rekaman dapat kamu dengar secara lebih jelas dengan menggunakan headphone. Jika kamu merasa hasil rekaman suara kurang baik, kamu perlu melakukan perekaman ulang.

Setelah mengetahui alat-alat perekam suara, kamu juga bisa membaca tips-tips merekam suara untuk menjamin kualitas suara film pendekmu.

Comments