Aneka Ragam Pola Pendanaan Film Yang Bisa Kalian Manfaatkan

Mencari dana untuk produksi film adalah hal yang gampang-gampang susah. Kita kadang tidak tahu harus kemana. Alhasil film yang ingin kita buat berujung pada uang yang kita punya sendiri bahkan berujung dengan meminta bantuan orang-orang dekat hingga keluarga di rumah. Lantas bagaimana mencari dana untuk filmmu jika kamu ingin membuat film lagi?

Infografis tentang aneka ragam pola pendanaan film.

Beberapa waktu lalu, Studio Antelope sempat memposting infografis yang membahas mengenai sumber pendanaan dalam film. Nah di postingan kali ini, kami  akan membahas lebih dalam masing-masing pola pendanaan film yang bisa kamu manfaatkan. Yuk langsung simak aja pembahasannya berikut ini!

Sponsored Films

Menggaet sponsor tentu bukanlah hal yang mudah! Kamu perlu memiliki cerita yang matang—hingga kemampuan yang sepadan, banyak film-film yang berusaha untuk mencari sponsor agar dapat danai filmnya. Kita lihat film terbaru bulan kemarin seperti Ku Lari Ke Pantai banyak brand yang ditampilkan dalam film atau bahkan dalam cerita. Hal itulah yang mungkin sponsor inginkan dalam filmmu terutama jika kamu berurusan dengan film pendek, selain kamu perlu memberi feedback yang sesuai, penting juga untuk membangun portfolio kamu terlebih dahulu agar pihak sponsor mau mendanai filmmu. Dalam film pendek biasanya kamu harus memikirkan feedback yang jelas untuk dapat menggaet sponsor karena banyak dari mereka meminta kamu untuk menjelaskanya. Jadi, persiapkan!

Berikut ini adalah aneka ragam pola pendanaan film.

Private Investor

Ini adalah idaman semua filmmaker! Mungkin kamu yang memiliki kenalan dengan orang-orang yang memiliki visi denganmu dan ingin membantumu—terkhusus orang yang mempunyai kelebihan uang atau bahkan tetanggamu sendiri. Kunci dari kami: cobalah untuk mengajaknya dan berhubungan dengan mereka! Sebab film lahir bukan hanya terus dari kemampuan isi dompetmu terus-menerus, tetapi juga dari banyaknya bantuan orang-orang yang ingin mendukung karyamu. Salah satu solusi yang juga takkalah penting ialah private investor. Ia mungkin bisa menjadi kemungkinan paling mungkin agar filmmu lahir, atau hal yang sangat sulit karena kamu perlu meluaskan networkingmu untuk mengenal orang-orang ini. Bahkan kamu perlu membuat proposal berlipat-lipat, hingga persiapan presentasi dengan matang. Karena mungkin ia akan dapat memberi semua yang kamu minta atau tidak sama sekali, tips dari kami; buatlah semua konsepmu menjadi matang meski kamu kenal dengannya, agar membuat ia percaya bahwa uang yang dikeluarkan tidak sia-sia.

Lembaga Donor

Jika dua saran diatas belum dapat kamu dapatkan, tenang! Ada saran ketiga yang mungkin bisa kamu lakukan—beberapa lembaga-lembaga donor mungkin dapat juga kamu persiapkan sebagai salah satu juga dalam pola pendanaan filmmu. Biasanya dalam lembaga-lembaga donor tersebut mereka memang menyiapkan sejumlah uang dalam mendukung terhadap penciptaan karya-karya seni, terkhusus pada karya yang berkaitan dengan audiovisual. Seperti Akatara, yang berfokus pada pendanaan film ini sangat menarik untuk kamu ikuti, kamu hanya membuat proposal filmmu dan lakukan submit di website: akatara.id atau mungkin kamu bisa juga untuk mendaftarkan proposal film pendekmu pada pusbang film. Pusbang film merupakan pusat pengembangan perfilman Indonesia, yang merupakan salah satu fokus utama dari pusbang juga yaitu membantu mendanai terciptanya sebuah karya. Tertarik? Buatlah proposal untuk filmmu dan lakukan pola pendanaan lembaga donor ke lembaga tersebut!

Berikut ini adalah aneka ragam pola pendanaan film.

Co-Production

Ini mungkin penting untukmu! co-production mungkin menjadi solusi untukmu jika memang kamu memiliki banyak kenalan-kenalan yang memang satu bidang denganmu yaitu film, bukan tidak mungkin—kamu bisa melakukan co-production dengan mereka, yang mungkin bisa jadi itu sangat membantumu karena memiliki visi yang juga sama khususnya. Melalui pola pendanaan ini, bukan tidak mungkin, pihak yang terlibat co-production  bersamamu akan dapat membantu banyak, dan satu lagi! Co-production dilakukan jika memang kamu memiliki satu production house dan kenalanmu juga memiliki. Seperti pada film pendek Indonesia, Studio Antelope melakukan co-production bersama Buttonijo untuk sama-sama memperoduksi film Langit Masih Gemuruh karya Jason Iskandar. Cobalah untuk melakukanya!

CSR

Hal ini sepertinya dapat dilakukan jika kamu memang memiliki keterikatan atau networking terhadap beberapa brand yang mungkin sedang membutuhkan orang-orang yang ingin membantunya membuat sebuah film. Seperti beberapa waktu lalu Studio Antelope juga berkesempatan untuk mendapat bantuan dana CSR dari Djarum, untuk sebuah project dokumenter. Apa hal yang harus dilakukan untuk mendapat bantuan dana CSR? Mungkin kamu perlu memperluas networking dan relasimu terhadap beberapa brand yang masih sangat gencar untuk mengangkat isu-isu tertentu. Jadi, mulailah untuk mencari relasimu!

Crowdfunding

Sudah ada beberapa orang yang berhasil mewujudkan mimpinya untuk membuat sejumlah karya dengan bantuan crowdfounding, seperti Film Demi Ucok (Sutradara: Sammaria Simanjuntak) yang berhasil mengumpulkan dana untuk filmnya dengan cara mencari-cari hingga mempromosikan proyek filmnya. Hingga sudah mulai banyak beberapa filmmaker yang mencoba mencari crowdfounding lewat berbagai platform juga. Apalagi sekarang dimana sosial media yang perkembanganya sudah mulai sangat pesat, bukan tidak mungkin kalian juga dapat mencari bantuan dari beberapa orang yang tertarik dan percaya pada proyekmu dan mungkin ia bisa membantu menyumbang dana sesuai dengan pilihan yang kamu tetapkan. Tetapi, tetap ingat juga! dalam sistem ini kamu mesti menyiapkan feedback yang jelas juga semisal penulisan nama di credit title hingga mendapat merchandise film. Bagaimana? Apakah tertarik untuk mencobanya? Nah mungkin jika kamu tertarik terhadap crowdfounding ini, kami coba beri sedikit platform yang juga turut mendukung; KitaBisa.com atau Wujudkan.com.

Berikut ini adalah aneka ragam pola pendanaan film.

Hal-hal tersebut adalah beberapa pola-pola pendanaan yang mungkin sangat berarti untuk kamu—terlebih bagi kamu yang sedang merencanakan proyek filmmu atau bagi kamu yang sulit untuk mencari-cari dana kemana. Semoga tips-tips dari kami bisa berguna sekaligus bermanfaat bagi teman-teman semua. Apakah ada yang mau ditanyakan lagi? silahkan tulis di kolom komentar ya!

Comments