5 Bahan Pertimbangan Menggunakan Motion Graphic untuk Company Profile

Jaman sekarang mulai bermunculan cara-cara berkomunikasi yang lebih unik. Salah satunya adalah motion graphics, gabungan antara komunikasi visual dengan penceritaan melalui gerak serta suara. Dari video explainer sampai company profile, motion graphic bisa menjadi pilihan metode bercerita. Video yang dihasilkan menggunakan motion graphics dapat meraih pengguna internet dengan cara yang berbeda. 

Apakah motion graphics ini sama dengan animasi kartun? Motion graphics bisa dibilang sebagai video yang dianimasikan. Motion graphics dapat berbentuk animasi 2D, 3D hingga format GIF. Namun, kini motion graphics paling banyak mengambil gaya animasi 2D minimalis dengan paduan warna-warna yang menarik. Pada artikel kali ini kami akan membahas alasan kenapa motion graphics bisa menjadi pilihan tepat untuk company profile perusahaan kamu.

Kemungkinan Tak Terbatas

Motion Graphics menyediakan kemungkinan yang tak terbatas. Apalagi dengan bantuan animasi, kamu bisa membuat hewan berbicara, tanaman menari-nari, gedung perkotaan berubah bentuk dan berbagai kemungkinan naratif lainnya. Selain itu, motion graphics juga membuat hal yang tadinya tampak tak mungkin, menjadi mungkin. Sudah banyak pula yang menggabungkan video live action dengan motion graphics.

Pesan yang disampaikan dalam bentuk motion graphics juga tentunya berbeda dengan pesan yang tersampaikan jika membuat video dalam bentuk live action saja.

 

 

Mudah Diingat

Motion graphics dapat disajikan dengan beragam gaya. Seringkali, motion graphics mengambil desain yang sederhana sehingga pesan yang disampaikan pun jadi lebih mudah diingat. Dengan grafis yang sederhana, kamu dapat menyampaikan data yang rumit agar jauh lebih mudah dimengerti. Lagipula, siapa yang tidak suka company profile dalam bentuk motion graphics?

Biaya Efisien

Jika kamu membandingkan biaya yang dikeluarkan untuk membuat live action video dengan motion graphics video, perbedaannya tentu jauh. Dari segi teknis, live action video membutuhkan peralatan dan sumber daya yang lebih banyak, sementara motion graphics dapat dikerjakan di dalam ruangan saja. Tentunya, proses kreatif keduanya memiliki porsi yang sama.

Intinya, jika kamu sedang ingin membuat video yang bagus namun hanya memiliki dana terbatas, motion graphics bisa jadi salah satu pilihanmu. Apalagi, membuat motion graphics kini semakin mudah dengan canggihnya aplikasi, salah satunya Adobe After Effects. Eits, bukan berarti motion graphics tidak bisa mahal, loh. Semakin profesional, tentunya harga juga mengikuti.

 

 

Fleksibel

Tidak seperti gambar film yang tidak bisa diubah-ubah kecuali warnanya, karena seluruh aset motion graphics dibuat dari nol, maka motion graphics dapat diubah dan disesuaikan dengan kebutuhan. Kemudahan ini cocok untuk rebranding atau membuat marketing kit yang berbeda di setiap bulan. 

Efektif

Kebanyakan motion graphics dibuat dengan durasi 30 detik hingga 3 menit. Dengan durasinya yang pendek, motion graphics cocok dipasang di media sosial. Facebook menyebutkan bahwa menonton 10 detik saja dari motion graphics, brand awareness dapat lebih ditingkatkan.

Karena motion graphics juga menggabungkan audio dan copywriting, maka pesan yang disampaikan juga jauh lebih efektif. Sebuah proses yang rumit dapat dijelaskan dengan video di bawah 15 detik.

Comments