Perbedaan Sequel, Prequel, Remake, Reboot, dan Spinoff

Jika kamu adalah pencinta film Hollywood, kemungkinan besar kamu sudah kenal semua istilah di judul. Istilah yang tertera adalah istilah universal, memang. Namun pada praktiknya, banyak sekali film yang dilabeli istilah tersebut berasal dari Hollywood. Jadi apa saja yang perlu kamu ketahui dari istilah-istilah ini?

 

Sequel

Kamu mungkin sering mendengar istilah sequel. Sequel adalah film lanjutan dari film pertama. Biasanya, film sequel memiliki judul yang sama lalu diimbuhi embel-embel angka 2, 3, dan seterusnya yang menandakan bahwa film tersebut merupakan lanjutan. Dari segi cerita, sequel memiliki karakter dan aktor yang sama, dunia yang sama, bahkan terkadang kru yang terlibat juga sama, konflik yang dihadapi saja yang berbeda.

Contohnya, film Cars 2 adalah sequel dari film Cars. Di Cars 2, Lightning Mcqueen masih menjadi tokoh utama dengan Owen Wilson masih menjadi pengisi suaranya. John Lasseter kembali menjadi sutradara di Cars 2 setelah sukses menyutradarai film Cars. Mater, truk sahabat Lightning Mcqueen, mendapat porsi peran yang lebih besar. Cars 2 melibatkan konsep agen rahasia dengan latar belakang negara Jepang. Sequel seringkali memiliki konsep yang lebih wah (high concept) daripada film pertamanya.

 

Prequel

Sedikit berbeda dengan sequel, prequel adalah film yang dibuat setelah film pertama, namun menceritakan kisah yang terjadi sebelum cerita yang pertama atau backstory sang karakter. Karakter utamanya masih sama. Namun karena prequel adalah cerita yang terjadi sebelum kisah pertama, biasanya beberapa karakter penting digantikan oleh karakter lain. Contoh prequel adalah Star Wars Episode 1, 2, 3 yang justru dibuat setelah Star Wars Episode 4, 5, 6 (trilogi original Star Wars).

apa itu sequel

 

Remake

Remake, seperti namanya, berarti membuat ulang. Film-film remake adalah film yang dibuat ulang dengan jalan cerita yang hampir sama persis dengan film pendahulunya. Biasanya antara film asli dan film remake, ada jeda waktu yang cukup panjang. Biasanya film yang di-remake pernah sukses di jamannya dan para pembuat film ingin mengulang kejayaan tersebut atau merupakan homage bagi film asli. Beberapa remake juga dibuat lintas negara. Hollywood sering melakukan remake film dari negara-negara di Asia jika film tersebut sukses di negara asalnya.

Salah satu remake film lintas negara adalah The Ring. Awalnya The Ring dibuat di Jepang, sukses besar, hingga memiliki beberapa sequel dan bahkan prequel. The Ring remake yang dibuat oleh Hollywood tak sesukses The Ring Jepang. Jika film awalnya sudah sukses, kadang sulit bagi film remake untuk menyaingi kesuksesannya.

Perbedaan sequel, prequel, dan istilah-istilah lainnya.

Tapi tidak semua film remake gagal. Ocean Eleven (2001) adalah remake dari film berjudul sama di tahun 1960. Ocean Eleven remake ini menuai sukses hingga menjadi film franchise dan memiliki dua sequel.

 

Reboot

Hampir mirip dengan remake, reboot adalah versi baru dari film asli. Bedanya, jika remake mengikuti alur cerita yang hampir sama persis, reboot membuat cerita yang sama sekali berbeda, bahkan dunia penceritaan juga bisa berubah. Benang merah antara film asli dan film reboot seringkali adalah karakternya. Film reboot membuang identitas film yang lama dan membuat dunia yang baru. Karena itu film reboot lebih sering terjadi antara film franchise misalnya film-film Superhero.

Seri Spiderman yang dimainkan oleh Tobey Maguire memasangkan Peter Parker, seorang anak SMA, dengan Mary Jane. Di tahun 2010, diumumkan bahwa akan dilakukan reboot film Spiderman, artinya Spiderman akan dibuat film yang sama sekali baru. Di film Amazing Spiderman, reboot dari Spiderman, yang dimainkan oleh Andrew Garfield, Peter Parker diberi identitas anak kuliah dan dipasangkan dengan Gwen Stacy.

 

Spinoff

Dalam beberapa film, karakter pembantu secara tidak sengaja menarik perhatian penonton. Karakter yang menarik ini kemudian ditarik dari film asli dan dibuatkan film sendiri dimana ia menjadi karakter utama. Film spinoff biasanya berada di dunia yang sama dengan film asli-nya, hanya saja konflik dan karakter lainnya tidak memiliki benang merah kecuali karakter spinoff itu sendiri.

Salah satu contoh karakter spinoff yang sangat terkenal sekarang adalah makhluk-makhluk kecil dari Despicable Me, Minions. Despicable Me sendiri sukses secara pasar dan kritik, tapi Minions memilki daya tarik tersendiri sehingga dibuatkan pasarnya sendiri. Di tahun 2016, film Minions rilis menceritakan asal-usul Minions tanpa ada karakter Gru ataupun tokoh lainnya yang muncul di Despicable Me.

Comments