Tips & Cara Menjadi Sutradara (Dari Perspektif Production House)

Halo semuanya, pada kesempatan kali ini, kami mau membahas salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan kepada kami: gimana sih cara menjadi sutradara? Well, sebelum kami panjang lebar membahasnya, kami ingin memberitahumu sejak awal bahwa tak ada rute pasti untuk menjadi seorang sutradara.

Cara menjadi sutradara, baik film maupun iklan, rute yang ditembuh bisa beranekaragam. Apalagi memasuki era digital, dimana alat-alat semakin murah, dan siapa saja bisa menjadi filmmaker, jalan menjadi sutradara tidak lagi menjadi satu arah. Walaupun demikian, sebagai rumah produksi, tentu saja kami punya beberapa pertimbangan yang kami pakai ketika memilih sutradara. Baiklah, pada kesempatan kali ini, kami akan membocorkannya pada kalian berupa tips dan cara menjadi sutradara (dalam kacamata rumah produksi / production house).

Ini dia tips dan cara menjadi sutradara (dari perspektif production house).

1. Pendidikan

Eits, jangan salah paham dulu, yang kami sebut di sini adalah pendidikan, bukan sekolah. Tentu saja pendidikan film tidak sama dengan sekolah film. Pendidikan film sangat penting untuk sutradara, namun sekolah film belum tentu. Pendidikan film yang kami maksud di sini adalah keingintahuan yang besar, baik teknis maupun non-teknis, serta referensi yang luas. Cara mendapatkan pengetahuan bisa macam-macam, baik yang sekolah film maupun tidak.

Oleh karena itu, seroang sutradara harus rajin menonton aneka ragam film. Dengan menonton banyak film, seorang sutradara mampu memiliki perspektif yang luas terhadap cerita, konteks, dan pendekatan bercerita. Dengan referensi yang luas, seorang sutradara juga mampu mempelajari karya-karya yang sudah ada dan meminjamnya untuk dipakai dalam karyanya. Hal ini sangatlah krusial bagi seorang sutradara.

2. Membangun Showreel

Kamu baru bisa disebut sutradara ketika kamu punya karya. Sebagai rumah produksi alias production house, kami menilai sutradara dari rekam jejaknya. Rekam jejak sutradara dapat dilihat dari karya-karyanya alias showreelnya. Oleh karena itu, cara untuk menjadi sutradara ya tentu saja berkarya. Buatlah film, mulailah dari hal kecil dan dekat denganmu. Tak perlu ada yang dipakasakan, biarkan prosesmu mengalir. Pelajari kesalahan di karya sebelumnya, dan buatlah karya yang lebih baik lagi. Dengan begitu, perlahan tetapi pasti, kamu memiliki showreel yang solid.

Ini dia tips dan cara menjadi sutradara (dari perspektif production house).

3. Get Discovered

Film baru bisa dikatakan selesai apabila ia sudah bertemu dengan penonton. Otomatis, kamu baru bisa dinyatakan sebagai sutradara, bila karyamu selesai, dan sudah bertemu dengan penonton. Jadi, jangan ragu untuk mendaftarkan filmmu ke kompetisi atau festival film. Sama dengan sebelumnya, mulailah dari yang kecil, pastikan filmmu berkeliling dari satu festival ke festival lain. Dengan begitu, pelan-pelan namamu pasti akan terdengar.

Banyak sutradara ternama memulai karir lewat festival. Dari festival film, mereka bertemu dengan produser yang kemudian tertarik untuk berkarya bersama. Oleh karena itu, getting discovered amat sangat penting bagi seorang sutradara. Dan satu-satunya cara untuk itu adalah memastikan filmmu berkeliling ke sebanyak mungkin festival dan pemutaran film.

4. Manfaatkan Media Sosial

Tak bisa diungkiri, di era media sosial seperti sekarang, sutradara dituntut untuk mempunyai media sosial yang aktif dan menarik. Setidaknya, begitulah pendapat kami sebagai rumah produksi alias production house. Media sosial adalah tempat pertama kami berkenalan denganmu, kehidupanmu, seleramu, preferensimu, dsb. Melalui media sosial lah kami juga bisa berinteraksi denganmu. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mengelola media sosialmu semenarik mungkin dan pastikan kamu mudah dihubungi.

5. Jangan Sia-Siakan Kesempatan

Terakhir dan tak kalah penting: ketika kamu mendapatkan kesempatan, manfaatkan baik-baik, dan jangan sia-siakan. Kami percaya tidak ada yang kebetulan sebuah production house memilihmu sebagai sutradara. Tentu saja, production house sudah memiliki pertimbangan yang matang. Oleh karena itu, ketika kamu ditunjuk sebagai sutradara, jangan ragukan dirimu dan tunjukan kemampuanmu.

Ini dia 5 tips dan cara menjadi sutradara dari perspektif production house. Semoga tips ini berguna buat karirmu ke depan ya. Apalabila kamu ada pertanyaan atau komentar, silakan tulis di kolom komentar yaaa!

Comments