Durasi Video Itu Penting: Tips Menentukan Durasi Video

Durasi video itu penting. Statistik telah membuktikan bahwa durasi video mempengaruhi kemungkinan penonton meng-klik video anda. Menurut statistik yang dilansir oleh Wistia, semakin pendek durasi video maka semakin besar kemungkinan penonton menonton sampai selesai. Dengan kata lain, semakin pendek video, justru semakin besar presentase informasi yang diserap oleh penonton. Singkat kata: shorter is better! Di postingan ini kami ingin memberikan tips menentukan durasi video.

Sekarang pertanyaan, bagaimana cara menentukan durasi video? Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi? Lalu bagaimana caranya agar semua informasi dapat tersampaikan ke penonton? Baiklah, jangan cemas, dalam postingan kali ini, kamu akan memberikan tips-tips dalam menentukan durasi video. Berikut tipsnya:

Pilih & Pilah
Sama seperti basic dari film/video editing: memilih dan memilah. Ketika mengedit film panjang berdurasi 90 menitpun, seorang editor film akan memilih dan memilah gambar-gambar mana yang bisa digunakan dan tidak, lalu gambar-gambar manasaja yang penting dan tidak, atau gambar-gambar mana yang dapat membantu cerita atau malah mubazir. Inilah yang paling utama dalam menentukan durasi video yang akan diunggah online.

Buatlah tabel prioritas dari konten-konten yang sudah kamu tulis. Ketika membrainstorm sebuah video, pilihlah bagian-bagian mana yang menurutmu sangat urgent diceritakan, lalu mana yang dianggap penting, dan mana yang bisa dinomorduakan. Diskusikan dengan rekan kerjamu agar ada pendapat lain.

Tentukan Jenis Video
Jenis video tentu saja menentukan durasi. Jangan masukan semua hal ke dalam satu video, karena setiap video punya bentuk tersendiri. Masing-masing bentuk pun punya gaya bercerita yang berbeda, sehingga penting buatmu untuk menentukan jenis video dari awal, apakah itu tutorial, iklan kreatif, testimonial, atau film pendek.

Menentukan durasi video sangat krusial.

Konten tidak sebaiknya dicmpuradukan ke dalam satu jenis video. Sebagai contoh, jangan campur adukan testimonial pelanggan ke dalam video tutorialmu, karena tujuan videonya berbeda, bentuknya berbeda, dan cara bertuturnya berbeda. Selain bisa memperpanjang durasi, hal ini juga bisa membuat penonton menjadi bingung saat menonton. Fokuslah pada jenis video yang telah ditentukan.

Setiap jenis video punya durasi ideal yang berbeda-beda. Misalnya, untuk video tutorial idealnya dibuat dengan gaya bertutur yang lugas dan cepat dalam durasi 1:30 – 2:00; lalu untuk iklan kreatif durasi yang ideal adalah 00:15 – 01:00, sementara bila kamu ingin bercerita dalam bentuk film pendek, kamu punya ruang yang lebih longgar, sekitar 5 sampai 10 menit.

Kesimpulan
Lebih pendek lebih baik! Tapi itu saja tidak cukup. Kamu perlu memastikan bahwa konten yang disajikan dalam video tersebut bergizi tinggi dan berkualitas istimewa. Sehingga penonton dapat menyerap konten berkualitas yang disajikan dengan gaya yang menarik dalam waktu singkat. Dengan demikian seluruh informasi dapat tersampaikan ke penonton, dan penonton pun tidak merasa sedang membuang-buang waktu.

Ada tips-tips atau masukan lain? Langsung aja tulis di kolom komentar yaaa!

Comments