5 Hal Seru Dari Antelope Film Lab #1

ANTELOPE FILM LAB #1

#BikinDanBerbagi adalah tagline yang digunakan oleh Studio Antelope. Bermula dari sharing infografis melalui akun Instagram, kali ini Studio Antelope membuat workshop film berjudul Antelope Film Lab bekerjasama dengan Plaza Indonesia. 23 Februari 2019 di GoWork, Plaza Indonesia Extension (Lv. 5), Antelope Film Lab edisi pertama dilaksanakan. Antelope Film Lab #1 bertajuk “Managing Creativity and Production in Filmmaking”, dipaparkan oleh Jason Iskandar sutradara Studio Antelope dan Florence Giovani produser Studio Antelope. Berdurasi kurang lebih empat jam yang terbagi menjadi dua sesi, 33 peserta mengikuti serangkaian acara dengan antusias. Ada 5 hal seru yang bisa kamu dapatkan dari Antelope Film Lab #1.

5 Hal Seru Dari Antelope Film Lab #1

1. Bisa Kenalan Dengan Orang Baru

Menduduki peringkat pertama, hal yang bisa kamu dapatkan dari Antelope Film Lab #1, kenalan dengan orang baru! Gak cuma kenalan sama Jason dan Florence aja dari Studio Antelope, tapi juga bisa kenalan dengan teman-teman peserta dari berbagai komunitas, sekolah, maupun instansi. Siapa tau setelah kenalan di Antelope Film Lab #1 ini, bisa berlanjut menjalin hubungan….asmara, kerja dong tentunya! Karena kebetulan peserta Antelope Film Lab #1, ada yang dari advertising agency, Production House, editor dan DOP film, mahasiswa, hingga teman-teman SMK. Antelope Film Lab #1 sangat terbuka untuk semua kalangan!

2. Mengenal Istilah Kerja Kreatif Kolektif

Sebagai permulaan pada pengenalan Antelope Film Lab #1, Jason Iskandar menyatakan jika ada hal lain yang lebih penting untuk dibahas selain teknis film, yaitu kerja kreatif kolektif. Baginya, budaya kerja kreatif kolektif atau kolaborasi antar pekerja kreatif menjadi hal yang krusial untuk dibangun demi terwujudnya karya seni atau kreatif yang baik. Membangun budaya kerja kreatif kolektif ini dimulai dengan saling menghargai, mengapresiasi, dan memiliki pola kerja yang sehat. Namun, meski sebutannya kolektif atau kolaborasi, harus tetap menjunjung nilai profesionalisme dong!

3. Belajar Memberi Dan Menerima Feedback

Bagi pekerja kreatif, memberi dan menerima feedback adalah hal yang sangat umum dilakukan, serta penting! Pada sesi ini, Jason menjelaskan dalam memberikan feedback pada sebuah karya atau kinerja seseorang, perlu mempertimbangkan pilihan kata yang pas untuk menghindari adanya perasaan-perasaan yang tersinggung. Ditambah, upayakan saat memberikan feedback atau masukan harus melihat situasi yang kondusif. Berbeda dengan menerima feedback dari orang lain, jangan serta merta semua feedback ditelan mentah-mentah. Perlu dimasak dulu, mana yang cocok untuk membangkitkan semangat dalam berkarya.

4. Membahas Manajemen Produksi Film

Hal lain yang bisa kamu dapatkan di Antelope Film Lab #1 adalah sharing mengenai manajemen produksi dari seorang produser! Materi ini dibahas di sesi kedua, Florence Giovani menceritakan pengalamannya menjadi produser di beberapa film pendek garapan Studio Antelope. Flo, panggilan akrabnya, juga memberikan gambaran besar struktur produser film dari Executive Producer hingga Unit Production Manager, pada sesi ini banyak sekali peserta yang semangat bertanya!

5. Bersenang-senang!

Setelah 4 hal di atas, hal yang bisa kamu dapatkan dari Antelope Film Lab adalah bersenang-senang! Karena, meski menunggang istilah workshop film, Antelope Film Lab harus bersifat menyenangkan. Peserta tidak terpaku pada materi yang disampaikan, apalagi jika hanya duduk dan manggut-manggut saat menyimak materi. Nah, Antelope Film Lab menyisipkan permainan dalam tiap sesi. Games ini membagi menjadi beberapa kelompok, sehingga peserta dapat berkenalan dan bermain bersama dengan peserta lain. Dinamika kerjasama antar peserta di dalam kelompok sangat beragam, ada yang rebutan ngomong di depan, ada yang kompak banget, hingga ada gontok-gontokan mempertahankan pendapat!

Nah, 5 hal seru dari Antelope Film Lab #1 di atas sudah bikin pengen ikutan Antelope Film Lab belum? Antelope Lab #1 memang dirancang untuk lebih fokus pada sharing tentang hal dasar dalam filmmaking. Bukan secara spesifik membahas teknis pembuatan film, misal mengenai departemen artistik, sinematografi, akting, hingga penulisan naskah film. Kalau ingin mendapatkan lebih 5 hal dari Antelope Film Lab, nampaknya perlu lanjutkan edisi selanjutnya yaa? Apakah Antelope Film Lab akan menuju edisi kedua, ketiga, hingga edisi ketigapuluhlima? Kalau Antelope Film Lab akan membuat edisi selanjutnya, apa ya topik yang kan dibahas?