31 May Jenis-Jenis Lensa Yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Membeli
Lensa ibarat mata bagi penonton. Entah kamu seorang filmmaker, videografer, atau fotografer, memilih lensa yang tepat sesuai fungsinya merupakan hal krusial yang tidak bisa disepelekan. Sebelum kamu berinvestasi pada lensa, ada baiknya kamu mempelajari dulu jenis-jenis lensa yang biasa disebut dan digunakan.
Yang akan kami bahas pada artikel ini adalah jenis-jenis lensa menurut focal lenght. Focal Lenght adalah jarak fokus antara lensa pada objek fotografi yang sedang dibidik. Setidaknya ada lima jenis-jenis lensa yang perlu kamu ketahui. Apa saja sih jenis-jenis lensa tersebut? Berikut penjelasannya!
Lensa Makro

Gunakan lensa ini untuk: membidik subjek yang sangat kecil dari jarak yang sangat dekat. Dalam film lensa ini sering digunakan untuk ukuran shot extreme close up, seperti bola mata, gerak bibir, sentuhan jari, dsb.
Lensa Fisheye

Gunakan lensa ini untuk: menangkap ruang dengan sudut yang sangat lebar (bahkan 180º) atau untuk memberikan efek khusus pada sebuah ruang. Lensa ini sering sekali digunakan untuk memotret ruang-ruang sempit seperti tempat konser, & fotografi urban lainnya. Dalam dunia film, lensa ini cukup jarang digunakan karena tidak terlalu nyaman untuk ditonton.
Lensa Wide

Gunakan lensa ini untuk: memotret lanskap, pemandangan, atau karya aristektur dengan tingkat distorsi yang rendah (atau bahkan tidak ada). Dalam film, lensa lebar seringkali digunakan untuk ukuran shot extreme wide shot, wide shot, atau full shot yang memperlihatkan posisi geografgis subjek/karakter dalam set / latar.
Lensa Standard

Gunakan lensa ini untuk: portrait photography. Dalam film, lensa standard sering digunakan untuk ukuran medium shot sampai medium close-up shot. Efek khusus yang ditimbulkan pun paling minimum karena jarak fokalnya hampir sama dengan mata manusia.
Lensa Tele

Gunakan lensa ini untuk: fotografi acara olahraga, fotografi margasatwa (wildlife photography). Dalam film lensa ini sering dipakai di ukuran-ukuran shot yang padat (closeup), terlebih untuk mengisolasi karakter di dalam sebuah latar.
No Comments