3 Jenis Sponsor Film yang Perlu Kamu Ketahui

Saat kita menonton di bioskop, kita masuk ke dalam sebuah studio, dalam durasi 1,5-3 jam kita akan disajikan cerita yang menarik, aktor dan aktris yang memerankan karakternya di cerita, visual yang menghibur baik dari segi tata kamera, tata artistik, tata busana, tata rias, hingga pemilihan lokasi yang unik. Tentunya jika kita mencoba berhitung dibalik film-film yang kita tonton tersebut dibutuhkan biaya yang tidak sedikit nominalnya, baik untuk produksi dan promosi. Salah satu sumber biaya yang di film adalah dalam bentuk kerjasama dengan sponsor. Ada beberapa jenis sponsor film yang biasa dilakukan.

Sponsor untuk film dapat bekerjasama dengan berbagai pihak, baik itu perusahaan swasta, BUMN, kementerian, dan laiinya. Biasanya sebelum membuat keputusannya, sponsor akan mempertimbankan beberapa hal seperti genre, cerita, cast dan kru film, target penonton. Karena sponsor tentu akan memiliki ekspektasi terhadap investasinya di film.

Ada beberapa jenis bentuk kerjasama sponsor yang biasa ada di film:

Cash Sponsor

Cash Sponsor Salah Satu Jenis Sponsor Film
Pada jenis ini, sponsor akan akan memberikan sejumlah fresh money yang dapat digunakan oleh production house untuk produksi film. Timbal balik yang perlu dilakukan oleh production house untuk sponsor adalah sesuai kesepekatan, bisa dalam bentuk product placement di dalam adegan film, logo placement di materi publikasi film seperti poster, trailer, dan lainnya.

Keuntungan sponsor adalah mendapatkan eksposur untuk brand atau produknya, maka dari itu perlu dipikirkan juga target market dari brand atau produk sponsor yang sesuai dengan target penonton film, supaya tepat sesuai sasaran. Di beberapa kasus product placement di film yang tepat bisa meningkatkan penjualan produk tersebut.

In-Kind Sponsor

In-Kind Sponsor Jenis Sponsor dalam Film
Sponsor jenis ini tidak memberikan dukungan pada film berupa fresh money, tapi akan memberikan dukungan lainnya yang dapat digunakan untuk keperluan produksi atau promosi film. Misalnya sebuah restoran menjadi sponsor pada sebuah film dan mengizinkan restorannya untuk menjadi salah satu lokasi syuting film secara gratis. Atau contoh lainnya, sebuah perusahaan penyewaan mobil memberikan layanan sewa mobilnya untuk keperluan transportasi syuting film secara gratis.

Baca Juga:  5 Tips Menjaga Suara Untuk Voice Over Talent

Jenis ini akan menguntungkan untuk sponsor dapat memberikan kesempatan untuk menunjukan produk atau layanannya kepada pihak luar, baik itu crew dan cast film ataupun penonton film. Timbal balik yang perlu dilakukan oleh production house untuk sponsor adalah sesuai kesepakatan, bisa dalam bentuk product placement di dalam adegan film, logo placement di materi publikasi film seperti poster, trailer, dan lainnya.

Media Sponsor

Media Sponsor
Kerjasama dengan sponsor media dalam bentuk media tersebut akan membantu untuk mempromosikan film tesebut. Media yang dimaksud bisa termasuk saluran televisi, radio, cetak, dan media sosial.

Dari pihak media akan membuatkan liputan baik dalam bentuk artikel, foto, atau video, disesuaikan dengan medianya masing-masing, untuk mempromosikan film. Sedangkan production house nantinya perlu memberikan timbal balik sesuai kesepakatan, bisa dengan meletakkan logo dari media tersebut di materi publikasi film seperti poster, trailer, dan lainnya.

Florence Giovani

Head Producer
Tertarik menggeluti bidang kreatif sejak kecil. Memulai karir sebagai desainer grafis, sebelum akhirnya mendirikan Studio Antelope dan bekerja penuh sebagai produser.
Florence Giovani

Latest posts by Florence Giovani (see all)

No Comments

Tulis Komentar: