5 Tips Menjaga Suara Untuk Voice Over Talent

Voice Over (VO) merupakan salah satu aspek audio yang cukup penting untuk memberikan informasi, menarasikan sebuah komposisi visual, atau memberikan nyawa (tonality) pada sebuah karya film. Voice Over bisa berlaku sebagai dialog (pada film animasi – biasanya disebut dengan dubbing), sebagai announcer (memberikan info promo ), atau menjadi narator (sebagai pengantar menuju keseluruhan cerita dalam film). Pengisi Voice Over biasa disebut sebagai Voice Over Talent, dan biasanya mereka adalah penyiar radio, pembawa acara berita, aktor-aktris, dubber atau voice actor profesional. Dalam pekerjaan mengisi suara, ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan yaitu, warna dasar suara, artikulasi, pelafalan dan penguasaan Bahasa Asing. Maka, perlu menjaga suara agar voice over tetap bagus!

Voice over talent harus menjaga suaran dong. Caranya?

Nah, apa sih yang menjadi indikator keberhasilan Voice Over? Tentunya, selain artikulasi dan intonasi, ada indikator kebulatan suara dan napas yang panjang. Buat kamu yang pernah menjadi Voice Over Talent, atau berniat menjadi Voice Over Talent, simak lima tips menjaga suara untuk Voice Over Talent ini. Tips ini tidak hanya berlaku untuk Voice Over Talent, lho. Tips ini juga bisa diterapkan bagi para aktor supaya lebih maksimal dalam melafalkan dialog.

Minum Air Hangat

Kamu menyukai es atau minuman dingin? Hampir semua orang suka minuman yang menyegarkan seperti es, juice, es krim dan berbagai jenis minuman dingin lainnya. Namun, jika kamu mendapatkan panggilan job VO talent, segera stop pilihan menu minuman dingin minimal 24 jam sebelum rekaman. Konsumsi air putih hangat dengan suhu 40-60 derajat celsius dan ulangi hingga proses perekaman dimulai. Suara kamu akan lebih nyata dan bulat.

Stop Makan Gorengan

Hampir semua makanan yang ada di pojok kuliner, terutama di daerah perkotaan pasti mengandung minyak atau setidaknya digoreng. Warung pecel lele bertebaran dan kedai ayam geprek dengan rasa pedas dan lelehan keju mozzarella di atasnya juga banyak dijumpai di berbagai tempat. Hmmm… Menggiurkan bukan? Eits, buat kamu yang mendapatkan job Voice Over Talent dalam waktu dekat, mulai dari H-2 rekaman, stop gorengan! (lebih awal, lebih baik). Konsumsi makanan berkuah seperti sup, soto, dan saran kami, makanan berkuah tersebut tidak mengandung santan. Jika sulit menemui berkuah, beralihlah ke makanan-makanan yang direbus atau dikukus.

Baca Juga:  Bikin Dokumenter Ala Yuda Kurniawan

Tidur yang Cukup

Rawatlah suaramu dengan tidur yang cukup
Mendapatkan job Voice Over Talent untuk lusa, tapi besok ada pertandingan bola favorit? Langsung tidur atau nonton dulu, ya? Pasti pilihan itu menyebabkan galau. Banyak yang berpendapat bahwa tidur larut malam atau pagi buta tidak menjadi masalah. Ternyata, itu bisa berakibat fatal untuk kualitas suara, lho! Ingat… Pertandingan bola bisa diulang, akan tetapi manfaatkan panggilan job VO talent sebaik mungkin. Dengan tidur yang cukup (minimal 6-8 jam) sebelum rekaman, kamu akan mendapatkan konsentrasi dan energi yang cukup untuk mengeluarkan suara emasmu.

Latihan Artikulasi & Intonasi Beberapa Saat Sebelum Rekaman

Mari kita baca sebuah penggalan dialog berikut ini, “Selain ati, ampela boleh lah.” Penggalan dialog tersebut dikatakan oleh seorang laki-laki yang hendak memesan menu sate ati, akan tetapi menu tersebut habis. Nah, jika kalimat tadi terdengar seperti ini, “Ke lain hati, akua kowe salah.”, maknanya sudah sangat berbeda. Jika artikulasi & intonasi tidak maksimal, makna ucapan pun akan terjun bebas tanpa arah. Berlatih artikulasi & intonasi menjadi penting untuk melemaskan otot-otot rahang bawah dan melatih lidah untuk mengeluarkan artikulasi & intonasi yang benar.

Lakukan pemanasan dengan membuka mulut lebar-lebar dan mengucapkan kombinasi huruf vokal dengan huruf konsonan seperti HA HI HU HE HO HEU, KA KI KU KE KO KEU, dan lain sebagainya. Setelah itu, mulai berlatih dengan membaca naskah VO-nya. Pada saat sesi rekaman, Voice Over Talent akan lebih mudah melafalkan dialog. Artikulasi dan intonasinya pun menjadi jelas. Terlebih lagi, jika kamu akan membaca teks berbahasa Inggris, latihan artikulasi & intonasi harus dilakukan lebih sering. Sekalipun kamu sering berbincang dengan Bahasa Inggris, hal itu tidaklah menjamin kelancaran artikulasi & intonasi dalam rekaman Voice Over. Nah, sediakan waktu untuk berlatih, ya 😊

Baca Juga:  10 Kata Kata Mutiara Sutradara Untuk Motivasi Berkarya

Kurangi Rokok

Jangan merokok, salah satu cara menjaga suara bagi voice over talent
Tips menjaga suara ini khusus untuk Voice Over Talent yang merupakan seorang perokok. Sebelum rekaman berlangsung, alangkah baiknya para Voice Over Talent perokok berhenti merokok untuk sementara waktu. Rokok memiliki pengaruh terhadap pengambilan napas. Napas menjadi lebih pendek dan tidak dapat meng-cover kalimat-kalimat panjang dalam naskah. Jika kalimat panjang diucapkan berulang kali karena napas yang pendek, maka pada saat direkam, hasilnya akan tidak enak didengar. Voice Over akan berkesan tergesa-gesa dan ‘kelelahan’. Hal ini pastinya tidak ingin ditampilkan.

Norman Mahardhika

Creative Writer
Seorang penulis yang juga menggemari seni rupa. Lahir di Yogyakarta, 17 Agustus 1991 dan lulus dari jurusan Sastra Indonesia, UI tahun 2014. Mengawali karir di agensi periklanan, kemudian pernah bekerja di sebuah OTT multinasional, dan saat ini berfokus pada penulisan kreatif berbasis produksi film & video di Studio Antelope.
Norman Mahardhika
No Comments

Tulis Komentar:

× How can I help you?