17 Jul Perbedaan Procedural, Serialized, dan Anthology Series, Tahu Bedanya?
Menonton serial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang. Namun, tahukah kamu bahwa serial memiliki berbagai format yang berbeda? Kali ini, kami akan menjelaskan tiga jenis format serial yang paling umum: procedural, serialized, dan anthology series. Masing-masing punya karakteristik tersendiri yang mempengaruhi cara kamu menikmatinya.
Procedural Series
Procedural series adalah format serial di mana setiap episode menampilkan cerita atau kasus yang selesai di episode tersebut. Karakter utama biasanya dihadapkan pada masalah baru setiap minggunya, yang akan terselesaikan pada akhir episode.
🔗 Baca juga: Memahami Perbedaan Short, Medium, feature Film, dan Series
Ciri khas Procedural Series:
- Kamu tidak perlu menonton dari episode pertama untuk memahami cerita.
- Cocok untuk dinikmati kapan saja tanpa harus mengikuti secara intens.
- Umumnya hadir dalam genre detektif, investigasi kriminal, hukum, atau medis.
Contoh Serial Procedural:
- The Mentalist
- Bones
- Criminal Minds
- House, M.D.
- CSI: Crime Scene Investigation
Serialized Series
Serialized series adalah format serial yang menampilkan alur cerita besar yang saling terhubung dari satu episode ke episode berikutnya. Setiap episode menyumbangkan perkembangan cerita dan karakter, sehingga jika melewatkan satu episode, kamu bisa kehilangan informasi penting dan kebingungan mengikuti alurnya.
Ciri khas Serialized Series:
- Cerita terus berkembang dari awal hingga akhir serial.
- Perkembangan karakter dan konflik terjadi secara bertahap.
- Cocok untuk penonton yang suka dengan cerita kompleks, mendalam, dan emosional.
Contoh Serial Serialized:
- The Crown
- The Mandalorian
- Money Heist (La Casa de Papel)
- Game of Thrones
- Breaking Bad
Anthology Series
Anthology series adalah format serial yang menghadirkan cerita, karakter, atau latar belakang berbeda dalam setiap episode atau musimnya. Meski cerita berbeda-beda, biasanya ada tema atau gaya penyutradaraan yang konsisten sebagai benang merahnya.
🔗 Baca juga: Memahami Perbedaan Mendasar Antara Menyutradarai Film & Serial
Ciri khas Anthology Series:
- Setiap episode atau musim bisa ditonton secara acak tanpa harus mengikuti urutan tertentu.
- Memberikan variasi cerita yang luas, ideal untuk penonton yang suka eksplorasi berbagai konsep.
- Umumnya digunakan untuk cerita pendek dengan konsep kuat atau unik.
Contoh Serial Anthology:
- Love, Death & Robots (tiap episode)
- True Detective (tiap musim)
- Modern Love (tiap episode)
- Black Mirror (tiap episode)
- American Horror Story (tiap musim)
Mana Format Serial yang Cocok untuk Kamu?
- Pilih Procedural Series jika kamu suka cerita ringan yang bisa ditonton santai kapan saja tanpa harus berkomitmen mengikuti semua episode secara berurutan.
- Pilih Serialized Series jika kamu menyukai cerita mendalam dengan perkembangan karakter yang kompleks, yang membuat kamu terus penasaran mengikuti alurnya.
- Pilih Anthology Series jika kamu ingin menikmati berbagai cerita dengan konsep yang berbeda-beda dalam satu serial.
Itulah dia perbedaan antara procedural, serialized, dan anthology series. Ketiga jenis serial ini menawarkan pengalaman menonton yang berbeda. Mengetahui perbedaan ini bisa membantu kamu menemukan serial favorit yang sesuai dengan selera dan kebiasaan menontonmu.


No Comments