5 Debut Aktor Sebagai Pemeran Utama yang Mengagumkan

Dalam memulai karir akting film panjang, tentu banyak jalan berbeda yang telah dilalui para aktor dan aktris di Indonesia. Banyak yang memulai peran dari peran-peran kecil di sebuah film, atau supporting. Selain itu ada juga yang memang mengawali karirnya dari dunia modelling sebelum terjun ke dunia akting. Bahkan tidak jarang aktor dan aktris terkenal di Indonesia yang memulai karirnya melalui sinetron, ataupun host di beberapa acara TV. Sebagai seorang aktor atau aktris, tentunya dibutuhkan peran-peran yang dapat meningkatkan karir akting mereka, salah satunya mendapatkan peluang debut menjadi aktor sebagai pemeran utama.

Untuk mencapai popularitas, seorang aktor harus berhasil memerankan sebuah peran dalam sebuah film. Akan lebih baik lagi jika mereka bisa meraih kesuksesan sebagai seorang pemeran utama. Tentunya dibutuhkan bakat, dan juga kegigihan bagi para aktor dan aktris tersebut. Selain itu sebagai aktor juga perlu mengetahui perbedaan akting untuk film atau pun di atas panggung. Berikut merupakan 5 debut aktor dan aktris sebagai pemeran utama.

1. Putri Marino

Putri Marino mulai muncul di dunia entertainment setelah debut nya di Posesif
Putri Marino, seorang aktris pendatang baru Indonesia yang bisa dibilang sukses saat ini. Melalui film Panjang perdananya, Posesif, Putri dapat dikenal oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya didukung oleh ceritanya yang menarik, namun berkat Putri Marino dan lawan mainnya Adipati Dolken, film ini bisa menjadi lebih hidup. Ia dapat membuktikan bakat dan ketrampilan aktingnya sebagai karakter Lala, seorang anak SMA yang berprofesi sebagai atlet loncat indah.

Berkat film Posesif, Putri Marino berhasil meraih, tidak hanya popularitas, namun juga masuk nominasi sebagai aktris pendatang baru terbaik. Dari tiga nominasi, ia berhasil memenangkan 2 penghargaan, di mana salah satunya merupakan Piala Citra di Festival Film Indonesia 2017. Selain itu Putri Marino juga berhasil memenangkan Piala Maya 2017 sebagai Aktris Pendatang Baru Terpilih 2017.

Baca Juga:  6 Film Dengan Plot Twist Terbaik!

2.Gading Marten

Gading Marten bukanlah wajah baru di dunia hiburan Indonesia. Sebelumnya ia sudah dikenal publik sebagai pemain sinetron dan ftv di televisi Indonesia. Aktor yang mengawali karirnya sebagai pemain sepak bola ini, akhirnya mengikuti jejak sang ayah, Roy Marten, untuk menekuni dunia hiburan. Selain sebagai pemain sinetron, Gading banyak terlihat sebagai host di berbagai acara televisi Indonesia.

Namun pada tahun 2018, aktor kelahiran Jakarta ini, berhasil memulai debutnya sebagai pemeran utama pria di film panjang Love for Sale. Tidak disangka, aktingnya dalam film garapan Visinema tersebut, berhasil menarik perhatian masyarakat dan juga sineas di Indonesia. Dengan apik, Gading dapat memerankan tokoh Richard yang sudah lama menjomblo dan kesepian. Debut aktor ini sebagai pemeran utama pun berbuah indah, Ia berhasil memenangkan Piala Citra sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik 2018.

3.Refal Hady

Sosok Refal Hady merupakan salah satu aktor Indonesia yang saat ini cukup dikenal di masyarakat. Aktor yang mengawali karirnya dalam salah satu serial drama televisi di 2016 ini, terus menunjukan kemampuannya di dunia seni peran. Debut aktor Refal Hady sebagai pemeran utama dalam film panjang Galih & Ratna di tahun 2017. Berkat film remake Gita Cinta dari SMA tersebut, namanya pun semakin bersinar.

Debut aktingnya sebagai Galih, berhasil menarik perhatian masyarakat Indonesia. Tidak saja memiliki wajah tampan, namun Refal dapat membuktikan kemampuan aktingnya dengan baik. Setelah film tersebut, Refal Hady menjadi semakin dikenal, dan ia banyak berperan dalam film-film besar di Indonesia. Hingga saat ini, Refal pun terus menunjukan konsistensinya sebagai aktor di industri perfilman Indonesia. Ia juga berhasil menarik perhatian sebagai pemeran utama dalam film terbarunya di tahun 2019, Wedding Agreement.

Baca Juga:  Streaming Film di Video on Demand

4. Adhisty Zara

Adhisty Zara atau Zara JKT 48 ini debutnya menjadi pemeran utama di Dua Garis Biru
Adhisty Zara merupakan salah satu aktris muda yang memiliki segudang talenta. Zara yang mengawali karirnya sebagai penyanyi dalam Team T JKT48, ternyata terbukti juga berbakat dalam bidang seni peran. Awalnya, ia memulai debut aktingnya sebagai supporting talent dalam film Dilan 1990. Kemudian namanya semakin dikenal publik sebagai aktris muda bertalenta sejak perannya sebagai Euis, di dalam film panjang Keluarga Cemara. Berkat film Keluarga Cemara, ia pun berhasil meraih penghargaan sebagai pemeran Aktris Cilik/Remaja Terpilih dalam Piala Maya. Selain itu ia juga memenangkan Pemeran anak terbaik di Indonesian Movie Actor Awards 2019.

Kemampuan aktingnya semakin diakui setelah ia berhasil memerankan peran utama remaja, Dara, dalam film Dua Garis Biru. Film karya Gina. S. Noer tersebut terasa begitu hidup dan realistis berkat akting Zara yang memiliki chemistry kuat dengan lawan mainnya, Angga Yunanda. Dapat dikatakan, peran yang diperankan Zara dalam film Indonesia yang memasuki jajaran Box Office ini tidak mudah. Ia dengan berhasil memerankan remaja yang harus menjalani masa kehamilan di masa SMA.

5. Vanesha Prescilla

Film Dilan 1990 menjadi debut Vanesha Prescilla menjadi pemeran utama

Aktris cantik kelahiran tahun 1999 ini sebelumnya memang sudah dikenal sebagai adik dari aktris Sissy Prescilla. Ia pun memulai karirnya dengan terjun ke dunia hiburan mengikuti jejak sang kakak sejak tahun 2014. Melalui ajang Gadis Sampul 2014, karirnya di dunia hiburan terus meningkat. Ia pun mulai membintangi beberapa iklan dan juga video clip.

Nama Vanesha semakin dikenal publik, berkat debut aktingnya di film Dilan 1990 sebagai Milea. Karakter Milea yang terkenal berkat novel berjudul sama tersebut, berhasil diperankan Vanesha dengan apik. Sebagai debut peran utama, di film pertamanya juga, film ini sukses besar dan berhasil menembus lebih dari 6 juta penonton. Dari keberhasilan film ini, Vanesha pun secara konsisten mengambil peran-peran utama di film panjang selanjutnya seperti Teman Tapi Menikah, dan juga Dilan 1991, yang juga tidak kalah sukses.

Livia Agatha

Producer
Livia adalah seorang produser lulusan Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang. Sebelum menjadi produser tetap di Studio Antelope, Livia Agatha memulai karir sebagai Talent Coordinator di beberapafilm pendek & web series.
Livia Agatha
Baca Juga:  10 Sekolah Film Indonesia Buat Kamu Yang Mau Belajar Film

Artikel Terkait:

No Comments

Tulis Komentar: