4 Website Penyedia Backsound Gratis

Video adalah sebuah karya audio visual, maka perlu adanya sinkronisasi yang baik antara gambar dengan suara. Sinkronisasi tidak hanya persoalan antara dialog yang diucapkan oleh pemain, suara dan gambar keluar secara bersamaan. Melainkan, pemilihan backsound video juga harus tepat agar cerita dapat terbangun dengan baik. Memilih backsound memang susah susah gampang bagi pembuat video atau film yang masih berjiwa gratisan. Betul tidak? Jangan khawatir banyak kok website penyedia backsound gratis. Sering kamu dengar dengan istilah royalty free, tapi kamu perlu ketahui dulu nih soal royalty free music, karena banyak yang salah kaprah. Menunjang jiwa gratisanmu, ada juga nih 5 software video editing gratis!

Website penyedia backsound gratis, bedanya royalty free music dengan free royalty music?

Royalty Free Music vs Free Royalty Music

Royalty free music bukan berarti kamu tidak membayar apa pun agar musik bisa kamu gunakan di video atau film karyamu. Royalty free music adalah sebuah ungkapan jika musik bisa digunakan dengan cukup membayar lisensi sekali saja namun musik tersebut bisa kamu pakai seterusnya. Nah, kalau kamu menemukan musik yang bisa diunduh tanpa harus membayar apa pun dan mendapatkan musiknya secara utuh, maka kemungkinan besar itu adalah free royalty. Meski serupa namun tidak sama dan berbeda arti. Kalau free royalty music adalah suatu kondisi pembuat musik memberikan kebebasan bagi pengunduhnya tanpa harus membayar lisensi apa pun.

Setelah sudah mengetahui perbedaannya, maka sekarang adalah mencari website penyedia backsound gratis. Ingat, gratis tidak selalu tidak bayar! Bisa saja website berbasis royalty free music atau free royalty music dong!

1.Youtube Audio Library

Bagi Youtube content creator atau sering disebut Youtuber, kurang eksplor kalau belum tahu fasilitas ini. Youtube juga memiliki katalog musik dan sound effect secara gratis. Koleksinya dimudahkan dengan kategorisasi antara genre, mood, instrument, duration, dan attribution. Fasilitas ini boleh dicoba untuk meningkatkan kualitas konten kamu di Youtube. Tenang saja, Youtube Audio Library ini aman kok untuk kamu jika konten kamu ingin menggunakan monetisasi konten.

Baca Juga:  7 Tips Pengambilan Video Dengan Drone

2. Epidemic Sound

Website ini berbasis di Stockholm dibuat tahun 2009. Punya lebih dari 30.000 tracks dan lebih dari 60.000 sound effect. Jumlah ini akan terus bertambah tiap pekannya. Jika kamu menyukai koleksi atau katalog yang disuguhkan, kamu bisa langganan. Terdapat 3 jenis subscription, yaitu: Creator, Business, dan Custom License. Epidemic Sound menaruh harga langganan bulanan untuk creator sebesar $15, kalau dikonversi ke rupiah, sesuaikan dengan harga dolar pas kamu mau langganan aja ya! Tapi, kamu juga bisa mengunduh satu musik saja kok.

3.Premium Beat

Siapa yang belum mengenal Premium Beat? Salah satu website royalty free music yang sudah terkenal oleh para pembuat konten. Untuk mengakses Premium Beat, kamu perlu memiliki akun di ShutterStock. Desain website yang modern membuat betah untuk mencari lebih banyak pilihan musik. Kategori yang disediakan dari genre dan mood bisa disesuaikan dengan kebutuhan film atau videomu.

4. Artlist

Jumlah koleksi musik memang tidak terlalu banyak, tetapi bisa jadi salah satu pilihanmu. Tiap bulannya, koleksi musik di Artlist aan ditambahkan kurang lebih 150 musik. Artlist juga menyediakan menu pencarian musik berdasarkan tema video. Misal, tema wedding dan documentary, nanti akan keluar rekomendasi musiknya. Kamu perlu berlangganan secara bulanan atau tahunan untuk bisa mengunduh musik. Biaya yang dikenakan sebesar $16.60/bulan atau $199/tahun. Penasaran apakah musiknya cocok dengan videomu? Unduh saja preview-nya secara gratis.

Swasthi Mangundjaya

Community Manager
Kuliahnya di Surabaya menjadi awal pertemuannya dengan komunitas dan festival film. Setelah kuliahnya rampung, kembali pulang ke Jakarta dan saat ini menjabat sebagai Community Manager di Studio Antelope.
Swasthi Mangundjaya

Latest posts by Swasthi Mangundjaya (see all)

Baca Juga:  Aneka Ragam Jenis Transisi Yang Perlu Kamu Pahami

Artikel Terkait:

No Comments

Tulis Komentar:

shares