9 Istilah Gaul yang Hanya Dimengerti Anak Syuting-an

Memulai produksi film sendiri akan terasa sangat efektif jika kamu mengerti istilah-istilah teknis yang sering digunakan saat syuting. Tetapi, istilah tersebut seringkali mengalami perubahan kata sesuai dengan konteksnya masing-masing. Hal ini menimbulkan adanya istilah-istilah baru yang memiliki kesamaan arti dengan istilah teknis lainnya. Perlu diingat bahwa istilah-istilah dalam syuting yang kerap digunakan bisa berbeda-beda di berbagai daerah, tergantung dengan kebiasaan masing-masing komunitas. Sebelum baca istilah-istilah gaul syuting, ada baiknya juga membaca istilah dalam produksi film yang umum digunakan. Berikut adalah 9 istilah gaul yang hanya dimengerti oleh anak “syuting-an”.

Bungkus

Istilah ini mungkin telah menjadi salah satu istilah yang paling sering kalian dengar. Kata “bungkus” berasal dari istilah “wrap” yang digunakan untuk menandakan bahwa seluruh adegan dalam film telah direkam. Akan tetapi, dalam beberapa tempat, istilah ini dapat mengalami sedikit pergeseran arti. Ketika sutradara meneriakkan istilah ini, hal ini juga dapat mengonfirmasi bahwa adegan yang telah direkam sudah memenuhi ekspektasi sutradara, sehingga seluruh kru dapat berlanjut ke adegan berikutnya.

Bocor

Selain dalam lokasi syuting, istilah “bocor” sering sekali terdengar di komunitas fotografi. Oleh karenanya, istilah ini sangat familiar bagi sebagian orang yang tidak pernah mengikuti proses syuting sebelumnya. Namun, jika kamu belum mengetahui istilah ini, ada baiknya bagimu untuk mengerti arti kata ini sebelum mengikuti proses syuting di mana pun. Kata “bocor” merupakan salah satu hal yang fatal dalam sebuah proses syuting karena hal ini menandakan adanya objek-objek yang mengganggu dalam frame. Selain itu, istilah ini juga bisa menandakan adanya gangguan suara yang tidak sengaja terekam ketika syuting.

Speed

Kalau kamu dengar kata “speed” di sebuah lokasi syuting, apa yang ada dalam pikiranmu? Secara harfiah, kata “speed” memang memiliki arti “kecepatan”, namun hal ini memiliki arti lain jika dikatakan dalam sebuah lokasi shooting. Ketika seseorang meneriakkan kata “speed”, ia bermaksud untuk meminta kru lain agar segera bergegas sehingga waktu pengambilan gambar di suatu lokasi dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga:  5 Lokasi Syuting di Jakarta Yang Dapat Kamu Gunakan

Silent

Silent salah satu istilah gaul syuting
Istilah gaul syuting ini mungkin juga sudah sering didengar dan mudah dipahami. Jika kru di belakang layar terlalu berisik, ada satu istilah yang sering digunakan untuk meminta mereka agar tidak berbicara terlalu keras, yaitu “silent”. Biasanya, dengan mengucapkan satu kata ini, seluruh kru mengerti dengan apa yang dimaksud. Kata “silent” sendiri memiliki arti “diam” secara harfiah.

Tusuk

Istilah ini biasanya akan sering dilontarkan oleh divisi kamera. Disebabkan istilah “tusuk” mengartikan jika ada hal perlu lebih “masuk” ke dalam frame. Biasanya saat mau take untuk clapperboard atau slate yang kepotong di dalam frame. Misal: Slate in, tetapi kepotong di dalam frame, maka “tusuk lagi dong!” Maksudnya lebih masuk atau maju lagi ke arah frame. Jadi, nanti kalau mendengar ada yang bilang “tusuk”, jangan bingung lagi ya!

Dopping

Mungkin kalian pernah mendengarkan penggunaan kata “dopping” dalam dunia olahraga. Awalnya, istilah ini memang lebih sering dikenal sebagai penggunaan obat-obatan terlarang untuk menambah stamina dalam berolahraga, namun “dopping” dalam dunia per-syuting-an tidak memiliki arti yang sama. Ketika berada di lokasi syuting, istilah ini digunakan untuk menginstruksikan kru lain agar segera membagikan konsumsi berupa makanan atau minuman ringan. Hal ini dapat mengurangi kejenuhan seluruh kru maupun talent ketika syuting. Namun, pada beberapa komunitas film, “dopping” tidak hanya berarti konsumsi makanan, melainkan dapat berarti stok rokok pula untuk kru perokok, atau kopi untuk menghilangkan kantuk di lokasi.

OT

OT atau overtime juga istilah gaul syuting
OT merupakan singkatan dari “Over Time”. Ini biasanya berhubungan dengan penyewaan tempat, alat, atau lokasi. Kru akan berupaya sedemikian mungkin agar durasi penyewaan tidak “OT”, karena kalau “OT” bisa kena charge tambahan atau denda.

Baca Juga:  Mari Membahas Aturan 180 Derajat (Garis Imajiner) - #SiasatSinema

Siaran Langsung

Kalau di televisi mungkin istilah ini sering didengar, yang artinya apa yang disiarkan di TV adalah kejadian langsung dari lokasi. Tapi, kalau di dunia perfilman atau lagi syuting, istilah ini berbeda arti. Siaran langsung cenderung digunakan jika syuting komersil, karena berhubungan dengan fee kru. Nah, istilah “siaran langsung” itu akan dipakai saat fee langsung “turun” atau diberikan tepat setelah syuting selesai. Jadi, pulang syuting sudah membawa buah tangan dari hasil bekerja.

MTM

Kamu akan sering mendengar istilah ini jika syutingnya di mulai menjelang tengah malam. Karena MTM adalah singkatan dari “Makan Tengah Malam”. Syuting hingga tengah malam tentu akan membuat kru dan talent lelah, suntuk, dan mengantuk. Untuk mempertahankan stamina seluruh kru dan talent, maka biasanya tim produksi akan menyiapkan MTM. Makanan yang disediakan cenderung lebih ringan daripada makan siang atau malam, namun harus tetap bikin hati senang.

Yosua Imantaka

Content Writer
Seorang mahasiswa jurusan ilmu komunikasi di Universitas Sebelas Maret yang sedang menekuni penulisan kritik film. Kerap ditemukan menangis setelah menonton film coming-of-age.
No Comments

Tulis Komentar:

shares