5 Teknik Pencahayaan Film Yang Biasa Digunakan

D

alam proses pembuatan film menjaga kualitas video sangat penting. Namun, teknik pencahayaan juga tidak kalah penting dalam menciptakan estetika sebuah film. Penggunaan lighting yang tepat dapat membangun mood yang cocok pada sebuah video karena hal tersebut berpengaruh pada unsur bayangan, tingkat kekontrasan, serta pewarnaan. Berikut beberapa teknik pencahayaan dalam film:

Key Light

Key light merupakan sumber cahaya utama atau yang terkuat. Pencahayaan key light diarahkan dari sisi samping di depan objek yang akan diambil. Cahaya yang datang dari key light merupakan cahaya dominan dalam setting. Pada pengambilan gambar secara out-door, key light yang merupakan pencahayaan utama datang dari cahaya matahari. Sehingga, pencahayaan lainnya harus melengkapi sesuai dari arah yang berlawanan dari sinar matahari sebagai cahaya utama.

Fill Light

Fill Light merupakan sumber cahaya sekunder atau cahaya pengisi di bagian yang berlawanan dari key light. Jadi, jika key light datang dari arah kiri, maka fill light datang dari arah kanan. Biasanya, intensitas cahaya dari fill light harus lebih rendah dibandingkan cahaya key light. Fill light membantu mengurangi bayang yang dihasilkan oleh key light sehingga gambar nampak lebih natural.

Back Light

Teknik pencahayaan dalam film salah satunya, back lightBack light ditempatkan pada belakang subjek dan digunakan untuk pencahayaan subjek dari belakang. Back light boleh lebih terang atau lebih redup dari key light, fungsi back light adalah menambah kedalaman gambar, sehingga membuat tampilan gambar menjadi tiga dimensi.

Butterfly Lighting

Butterfly Lighting merupakan pola pencahayaan untuk mendapatkan bentuk bayangan seperti bentuk kupu-kupu di bawah hidung. Cara mendapatkan bayangan tersebut dengan menempatkan sumber cahaya utama di atas dan tepat di belakang kamera.

Baca Juga:  7 Kesalahan Sinematografer Pemula Yang Paling Sering Ditemui

Chiaroscuro Lighting

Chiaroscuro dikembangkan oleh Leonardo Davinci, Caravaggio, Vermeer, dan Rembrandt. Pada dasarnya teknik pencahayaan ini tampaknya cukup sederhana, gunakan lampu yang lebih redup dan lebih terang dalam menciptakan kontras terang atau gelap. Cara untuk membuat lighting chiaroscuro, menerangi setengah wajah seseorang, dan membiarkan separuh lainnya dalam kegelapan.

Itulah 5 teknik pencahayaan film yang mungkin sering kamu jumpai namun tidak kamu sadari. Setelah memahami teknik pencahayaan kamu sekarang coba pelajari cara membuat filmmu menjadi cinematic, di artikel ini.

Dicky Dwiaji Himawan

Content Writer
Dicky Dwiaji Himawan lahir di Tegal, 6 Mei 1997. Mulai tertarik dengan dunia perfilman sejak SMP dan memiliki hobi menonton film. Menempuh pendidikan program studi film di salah satu sekolah tinggi swasta di Yogyakarta.
Dicky Dwiaji Himawan

Latest posts by Dicky Dwiaji Himawan (see all)

No Comments

Tulis Komentar:

shares