Tips Lolos Pitching Film

P

itching adalah proses menyampaikan ide dan pitching merupakan kemampuan yang penting untuk dimiliki setiap professional, kita harus bisa melakukan pitching untuk menyampaikan ide kepada investor maupun partner. Agar pitching berjalan lancar dan projek film atau iklan kita bisa mendapatkan dana maka ada beberapa hal yang dilakukan ketika proses pitching berlangsung. Sebelumnya kita juga pernah lho membahas hal ini di artikel ini.

Tips Lolos Pitching Film

Menjaga Manner Salah Satu Tips Penting Biar Lolos Pitching Film

1. Menjaga Manner

Manner adalah suatu hal yang paling mudah terlihat dari sekali bertemu. Serta manner juga bisa menjadi ujung tombak bagi lawan bicara menilai dirimu. Bukan hanya persoalan bagaimana kamu bersikap menggunakan tutur kata yang baik atau sopan. Ada hal lain, usahakan ketika mempresentasikan ide jangan terbata-bata dalam berbicara. Jika kamu merasa kurang percaya diri dalam melakukan presentasi, maka alangkah lebih baik jika banyak-banyak latihan. Selain di depan cermin, kamu juga bisa lakukan di depan temanmu dan minta feedback dari temanmu.

2. Berpakaian Rapi

Hal yang pertama kali akan dilihat oleh lawan bicara, dalam hal ini adalah calon klien atau calon investor tentu apa yang kamu gunakan. Sehingga, kamu perlu tampil ciamik melalui pakaian yang kamu pakai. Tentunya, jangan lupakan soal kenyamanan, biar kamu ga risih dengan baju yang kamu pakai. Rapi dan nyaman!

3. Menyiapkan Creative Deck

Nah, ini. Kamu perlu media bantu menjelaskan ide film ke calon investor atau klien. Seperti kamu sedang presentasi tugas di kelas, kamu pakai bahan presentasi, kan? Sama halnya dengan ini, bedanya adalah media bantunya adalah Creative deck. Creative deck berisi dari pengenalan diri, pengalaman project, pengembangan premis atau storyline. Buatlah sedetil dan semirip mungkin dari ide filmmu, dimulai dari nuansa tema creative deck itu, hingga pemilihan font.

4. Menjabarkan Budget

Masukkan juga kisaran budget yang akan kamu propose ke calon investor atau calon klien. Taruhlah budget dimulai dari pra produksi, produksi, hingga pasca produksi, bahkan distribusi. Agar calon investor atau calon klien juga bisa memahami proses produksi film.

Baca Juga:  6 Rekomendasi Buku Untuk Belajar Film

Nah, tips diatas bisa kamu ketahui lebih jelas yang dijabarkan oleh Jason Iskadar, melalui video di bawah ini:

Dicky Dwiaji Himawan

Content Writer
Dicky Dwiaji Himawan lahir di Tegal, 6 Mei 1997. Mulai tertarik dengan dunia perfilman sejak SMP dan memiliki hobi menonton film. Menempuh pendidikan program studi film di salah satu sekolah tinggi swasta di Yogyakarta.
Dicky Dwiaji Himawan

Latest posts by Dicky Dwiaji Himawan (see all)

No Comments

Tulis Komentar:

shares