3 Tahap Produksi Video Iklan yang Perlu Kamu Ketahui!

Pernah bertanya-tanya seperti apa tahap produksi video iklan? Di artikel ini, kami dari Studio Antelope akan menjelaskan tiga tahap penting dalam pembuatan video iklan yang perlu kamu pahami sebagai brand. Sebelum itu, mari bahas dulu kenapa video iklan itu penting.


Pentingnya Video Iklan

Video iklan adalah marketing tools yang sangat penting di era digital. Faktanya, 85% brand menggunakan video sebagai bagian dari strategi marketing mereka. Video iklan tidak hanya efektif untuk membangun brand awareness, tetapi juga mampu meningkatkan penjualan jika dirancang dengan tepat.


Tahap Produksi Video Iklan

Ketika sebuah brand memutuskan untuk membuat video iklan, langkah awal biasanya dimulai dengan mengundang production house untuk konsultasi, baik melalui pitching maupun penunjukan langsung. Untuk panduan lebih lengkap tentang proses ini, kamu bisa membaca artikel kami: 10 Langkah Membuat Iklan Audio-Visual.

Berikut tiga tahap utama dalam produksi video iklan:

Bagaimana Tahap Membuat Video Iklan?

1. Pra-Produksi

Tahap ini adalah fondasi utama dalam produksi video iklan. Berikut elemen pentingnya:

  • Script atau Storyboard: Diperbarui dan dikembangkan oleh sutradara berdasarkan visi dan misi iklan.
  • Director’s Board: Storyboard versi sutradara yang lebih detail, termasuk frame-by-frame dan voice-over script.
  • Director’s Treatment: Panduan visualisasi meliputi referensi lokasi, wardrobe, tata rias, musik, editing, hingga colour grading.
  • PPM (Pre-Production Meeting):
    • First PPM: Sutradara menjelaskan treatment kepada brand dan kru.
    • Final PPM: Finalisasi storyboard, talent, wardrobe, dan elemen lain berdasarkan hasil recce dan workshop talent.

Bagaimana Tahapan Produksi Video Iklan?

Tahap ini adalah proses eksekusi di mana semua elemen kreatif diwujudkan menjadi video. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Jadwal dan Call Sheet: Disiapkan oleh production house untuk memastikan kelancaran syuting.
  • Supervisi Brand: Perwakilan brand biasanya hadir untuk memastikan product placement sesuai pedoman.
  • Eksplorasi Visual: Meski mengacu pada storyboard, sering kali ada improvisasi sesuai kondisi di lokasi.

Bagaimana Cara Membuat Video Iklan?

3. Pasca-Produksi

Setelah syuting selesai, video masuk ke tahap pasca-produksi untuk penyempurnaan. Berikut prosesnya:

  • Offline Editing: Penyusunan frame-by-frame sesuai storyboard hingga mencapai picture lock.
  • Online Editing:
    • Colour Grading: Pewarnaan gambar untuk membangun mood tertentu.
    • CGI & Motion Graphics: Menambahkan elemen visual yang memperkuat konsep.
  • Audio:
    • Perekaman voice-over jika diperlukan.
    • Pembuatan music scoring berdasarkan referensi.
    • Final mixing untuk menyempurnakan audio.

Kesimpulan

Itulah tiga tahap produksi video iklan yang perlu kamu ketahui:

  1. Pra-Produksi: Perencanaan dan pengembangan konsep.
  2. Produksi: Eksekusi di lapangan.
  3. Pasca-Produksi: Penyempurnaan hasil akhir.

Walaupun prosesnya terlihat panjang, kamu tidak perlu khawatir. Production house akan membimbing brand di setiap tahap, memastikan semua berjalan lancar dan sesuai rencana.

Masih punya pertanyaan? Kami siap memberikan konsultasi gratis untuk membantu kebutuhan video iklan brand kamu. Hubungi kami melalui halaman kontak atau fitur WhatsApp for Business di sisi kanan bawah halaman ini!

No Comments

Post A Comment