6 Cara Membuat Production House

Banyak dari teman-teman terutama lulusan sekolah film yang setelah lulus memiliki cita-cita untuk membuat production house, tujuannya supaya bebas berkarya. Tidak ada salahnya dengan hal tersebut, tapi untuk membuat production house kita perlu memperhatikan beberapa hal. Karena ternyata kreativitas saja tidak cukup untuk membuat production house yang sustainable, sehat secara culture dan business. Sebelumnya Studio Antelope juga pernah berbagi tentang perjalanan dan cara membuat production house di Sekolah Minggu lho. Sekarang mari lihat 5 cara membuat production house di bawah ini!

Vission Mission

Cara Membuat Production House Salah Satunya Memiliki Visi Yang Tepat
Saat membentuk production house di awal mula, baiknya kita sudah menentukan visi dan misi dari production house yang dibentuk, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Visi adalah tujuan di masa depan sedangkan misi adalah cara mencapai tujuan tersebut.

Misalnya di Studio Antelope memliki visi untuk menjadi benchmark baru di industri film Indonesia. Kita membuat rumah untuk para filmmaker bikin dan berbagi dengan menciptakan kultur kerja yang sehat, teroganisir, dan kolaboratif. Sedangkan misi Studioo Antelope untuk memproduksi konten audio visual yang berkualitas baik dan progresif yang akan memberikan impact positif untuk penonton di berbagai layar, mulai dari layar gadget hingga layar bioskop.

Visi dan misi ini harus selalu diingat dalam menjalankan production house, jadi ketika di tengah perjalanan ada rasa jenuh, kehilangan arah, atau ada masalah, dapat kembali mengingat tujuan kita di awal, dan akhirnya akan kembali membangkitkan semangat.

Partner

Untuk membuat production house, idealnya akan membutuhkan partner. Pilihlah partner yang memiliki visi dan misi yang sesuai. Selain itu pilihlah partner yang memiliki keunggulan skills yang berbeda-beda supaya dapat saling menigisi satu sama lain, misalnya creative skills, management skills, marketing skills, financial management skills, dan lainnya. Karena sebuah production house yang memiliki creative skills yang baik saja, tidak akan sustainable.

Dan selalu bersikaplah profesional dengan partner yang ada, walaupun mereka adalah teman atau keluarga, jangan pernah membawa urusan pribadi ke pekerjaan.

Baca Juga:  Tips Lolos Pitching Film

Creative Skills

Memiliki idealisme dalam kreativitas adalah hal yang juga penting dimiliki saat membuat production house. Karena setelah berjalan, production house pastinya akan bekolaborasi dengan berbagai pihak lain, seperti partner, client, agency, investor, crew, dan lainnya. Untuk menjaga kualitas dari project yang dijalankan, production house perlu memiliki idealisme dalam kreativitas.

Idealisme yang dimaksud di sini adalah mempertankan hal kreatif yang dianggap baik, dengan jangan melupakan pihak lainnya yang sedang berkolaborasi bersama, karena mereka pasti juga punya pendapat yang perlu didengarkan dan kadang bisa membuat project yang dijalankan menjadi lebih baik lagi.

Business Skills

Business Skill juga penting dalam membuat Production House dong
Business skills ini yang sering kali dilupakan banyak orang saat membuat sebuah production house. Kadang mereka terlalu mengutamakan hal creative skills saja dan mengesampingkan business skills. Padahal untuk membuat production house yang sustainable, harus melek business.

Business skills ini sangat luas di dalamnya terdapat delegation skills, communication skills, negotiation skills, strategic planning, leadership skills, team building skills, analytical skills, sales and marketing skill, managament skills, cash flow management skills, financial management skills, dan time management skills. Hal-hal inilah yang akan membuat production house dapat berjalan terus menerus dengan sehat baik secara culture perusahaan maupun secara business.

Legal

Hal yang juga sering terlupakan saat membentuk production house adalah hal legal, yaitu mendaftarkan menjadi perseroan terbatas atau PT. Dengan menjadi PT, production house kita akan memiliki badan hukum. Keuntungan yang paling utama adalah memperluas kesempatan untuk bekerjasama dengan berbagai pihak, karena banyak pihak yang mewajibkan untuk bekerjasama dengan sesama PT. Tujuannya sudah pasti rasa aman, karena bekerjasama dengan production house yang berbadan hukum.

Baca Juga:  5 Tahap Produksi Film

Dengan menjadikan PT, tentunya ada kewajiban yang akan bertambah. Seperti, mengurus dokumen resmi perusahaan seperti akta pendirian, NPWP dan lainnya. Lalu, memiliki kewajiban perpajakan perusahaan, dan kewajiban lainnya yang harus dilakukan oleh perusahaan.

Connection

Untuk menjalankan production house pastinya perlu bekerjasama dengan berbagai pihak, baik itu partner, client, agency, investor, crew, dan lainnya. Maka dari itu pelu memperluas koneksi di berbagai bidang. Tujuannya supaya pihak-pihak tersebut aware dengan keberadaan production house kita, ingin mencari tau lebih lanjut tentang project-project kita, dan tertarik berkolaborasi dengan kita.

Cara memperluas koneksi ada berbagai cara, misalnya approach orang yang kita rasa memiliki potensi, datang ke acara-acara seperti film festival, festival design, business forum, dan jangan lupa kenalan dengan orang-orang yang ada di sana, dan lainnya.

Walaupun banyak hal yang harus dilakukan, bisa kok dimulai perlahan-lahan tapi pasti. Karena di mana ada kemauan di situ pastinya ada jalan. Semangat untuk bikin production house ya!

Florence Giovani

Head Producer
Tertarik menggeluti bidang kreatif sejak kecil. Memulai karir sebagai desainer grafis, sebelum akhirnya mendirikan Studio Antelope dan bekerja penuh sebagai produser.
Florence Giovani

Latest posts by Florence Giovani (see all)

No Comments

Tulis Komentar: